Selasa, 16 April 2013

Teknik dasar pencak silat


Melakukan penghormatan terlebih dahulu untuk pembukaan memulai pembelajaran pencak silat

  

 

 

 A.    Dalam pencak silat ada beberapa sikap pasang, sikap pasang tersebut dapat dicontohkan dengan gambar berikut:

1.      Sikap pasang satu
Badan tegap dan lurus serta tangan lurus kebawah

      2.      Sikap pasang dua : Badan sama dengan sikap satu tetapi tangan dikepal berada diatas pinggang

            3.      Sikap pasang tiga sikap badan tegap, sikap tangan diangkat dan berada di depan dada dengan kedua tangan dikepal.




            4.      Sikap pasang empat sikap badan tegap, sikap tangan diangkat sedikit didepan dada kemudian disilang kan tetapi tangan tidak dikepal.



Melakukan sikap istirahat



1.       Kuda-kuda depan ,
Dengan posisi kaki salah satu didepan lalu ditekuk dan kaki yang satunya lagi lurus, sikap badan tegak dan lurus condong kedepan pandangan kedepan dengan posisi tangan terserah dengan variasi yang diinginkan.


 2.       Kuda-kuda tengah >> Dalam posisi kangkang tetapi kedua kaki ditekuk dan kira-kira membentuk huruf U, posisi badan berada ditengah dan tangan terserah bagaimana variasinya



 3.       Kuda-kuda samping >> Kuda-kuda ini merupakan kebalikan dari kuda-kuda depan, pandangan tetap kearah depan akan tetapi kaki belakang yang ditekuk dan kaki depan yang dalam kondisi lurus



4. kuda-kuda belakang >> satu kaki di tarik ke belakang dan kaki belakang jadi tumpuan


 5.       Kuda-kuda silang depan, kaki kiri disilangkan kedepan kaki kanan kemudian kedua kaki ditekuk, dengan posisi telapak kaki kiri melintang dan kaki kanan yg dibelakang sediki menjinjit, badan menghadap kedepan dan tegak, begitu sebaliknya



 6.       Kuda-kuda silang belakang, kaki kiri disilangkan kebelakang kaki kanan kemudian kedua kaki ditekuk, dengan posisi telapak kaki kiri menjinjit, dan kaki kanan melintang, badan berlawanan dengan arah silang kaki.


melakukan gerak kan hindar hadap dengan penjuru mata angin ke 3

 melakukan elakkan dgn penjuru mata angin no 7



melakukan gerakkan hindar sisi dgn kuda-kuda samping penjuru mata angin no 7
 Tangkisan atas
Salah satu tangan membentuk tinju posisi tangan berada didepan antara ubun-ubun dan kening, Dengan tujuan memberi Tangkisan yang dilakukan dari bawah ke atas, untuk melindungi kepala dari serangan lawan.


 Tangkisan bawah
Salah satu tangan membentuk tinju posisi tangan berada  menghadap kebawah Tangkisan yang dilakukan melingkar dari depan dada kearah kebawah sejajar dengan kaki kanan



 Tangkisan luar
Salah satu tangan membentuk tinju Dengan tujuan memberi tangkisan dari Tangkisan dari dalam ke luar sejajar dengan bahu. Tangan yang menangkis diharuskan dapat menahan serangan sekuat-kuatnya


 Tangkisan dalam
Salah satu tangan membentuk tinju Dangan tujuan memberi tangkisan dari luar ke dalam sejajar dengan bahu, dan tangan yang satu siap didepan dada. Tangan yang menangkis diharuskan dapat menahan serangan sekuat-kuatnya.



 melakukan gerak kan belah buang atas


melakukan gerakkan buang samping

 tangkisan silang atas


 tangkisan silang bawah



pukulan samping

pukulan lurus



pukulan bandul 

 Tendangan lurus kedepan,
  yaitu kaki kanan atau kaki kiri menendanga kedepan dengan posisi kaki lurus kedepan dan jari kaki menghadap keatas, dengan hentakan menggunakan telapak kaki,khususnya telapak kaki bagian belakang.

 Tendangan samping atau sabit (melingkar),
 yaitu kakiri atau kanan menedang dari arah samping dengan sasaran yang dikenai dengan punggung kaki.



Tendangan T
gerakannya yaitu kaki kiri atau kanan menendang dengan posisi badan kita menyamping dan tendangan seperti membentuk huruf T.




B.     Delapan Penjuru Mata Angin

Dalam pencak silat ada namanya delapan penjuru mata angin, hal tersebut dapat digunakan untuk menghindar dari serangan lawan dan dapat juga digunakan untuk tangkisan sekaligus menyerang.
Delapan penjuru mata angin juga merupakan pola langkah silat yang membentuk 8 penjuru dengan satu titik tumpu ditengah dimana dalam penerapannya pada saat hitungan 1 sampai 4 yang menjadi kaki tumpu atau kaki yang tetap posisinya adalah kaki kanan dengan posisi badan menghadap kaki tumpu, sebaliknya pada hitungan ke 5 sampai 8 kaki tumpu diganti menjadi kaki kiri dan posisi badan menghadap kaki tumpu, kuda-kuda yang dipakai boleh terserah kita.
                                                                                                         

       C.     Macam-macam pola langkah

Dalam penerapan pola langkah dapat menngunakan berbagai jenis kuda-kuda yang kita kuasai yang penting dalam penerapannya tetap terarah
1.      Pola langkah lurus,
pola langkah ini membentuk garis lurus kedepan dan kuda-kuda yang dipakai boleh terserah kita asalkan polanya benar.
2.      Pola langkah zig-zag,
pola langkah ini membentuk zig-zag dan kuda-kuda yang dipakai biasanya kuda-kuda depan, atau boleh terserah kita.
3.      Pola langkah U,
pola langkah yang penerapannya membentuk huruf U, pada pola lankah ini biasanya memakai kuda-kuda samping, atau terserah yg mana yg kita kuasai.
4.      Pola langkah segi tiga,
pola langkah yang penerapan nya membentuk segi tiga, pada pola langkah ini biasanya menggunakan kuda-kuda tengah atau terserah kita.
5.      Pola langkah persegi atau bujur sangkar,
pola langkah ini dalam penerapannya membentuk persegi dan kuda-kuda yang dipakai boleh terserah yang mana kita lebih sukai.
6.      Pola langkah huruf S
Dengan salah satu kuda-kuda , yaitu kuda-kuda tengah
Kaki kiri ditarik dengan mengeser kearah kaki kanan,lalu dilanjutkan kearah depan dengan sejajar, Kaki kanan yang berada di belakang kaki kiri menggeserkan kaki kearah kaki kiri,dan lanjut menggeserkan ke samping dengan membentuk kuda-kuda tengah menghadap depan, Dan kemudian kaki kiri ditarik kearah kaki kanan lalu dilanjutkan menggeser kearah depan yaitu arah kiri, Kaki kanan itu ditarik kearah kaki kiri dan dilangkahkan kekanan sejajar bahu, Dan untuk kembali ketitik awal atau sikap awal(mundur), lakukan seperti langkah maju.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar